Tanggungjawab terhadap anak

June 30th, 2011 | 9:16 pm | Keluarga | No response

Segala puji bagi Allah Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam ke atas Baginda Muhammad Sallallahualaihi wasallam, keluarga baginda serta sahabat baginda. Amma Ba’du.

Allah Yang Maha Besar telah mengurniakan anak kepada kita sebagai perhiasan dunia, namun begitu mereka juga merupakan cubaan dan ujian kepada kita. Allah berfirman: إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
yang bermaksud “Sesungguhnya harta benda kamu dan anak-anak kamu itu hanyalah menjadi ujian, dan di sisi Allah jualah pahala yang besar.” (At Taghabun :15)

Sesungguhnya sudah menjadi kewajipan bagi ayah bekerja demi keperluan anak-anak dan keluarganya. Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah diri kamu dan keluarga kamu dari neraka yang bahan-bahan bakarnya adalah terdiri dari manusia dan batu (berhala); neraka itu dijaga dan dikawal oleh malaikat-malaikat yang keras kasar (layanannya); mereka tidak menderhaka kepada Allah dalam segala yang diperintahkanNya kepada mereka, dan mereka pula tetap melakukan segala yang diperintahkan.” (At Tahrim:6)

Rasulullah s.a.w bersabda ” Setiap dari kamu adalah pemimpin dan bertanggungjawab atas orang yang dipimpinnya” (Muttafa alaihi). Ketika anak anak meningkat dewasa bukan bererti seorang bapa telah terlepas tanggungjawabnya. Sekiranya ia lalai untuk memberi nasihat dan tidak mencegah dari apa yang membahayakan mereka sama ada perkara duniawi ataupun akhirat, maka ini bermakna seorang bapa itu telah mengkhianati amanah dari Allah dan berhak mendapat kecaman yang keras sebagaimana difirmankan oleh Allah didalam surah al-Anfal 27: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul dan janganlah kalian mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepada kalian, sedangkan kalian mengetahui.” dan sabda Rasulullah s.a.w. “Tidaklah seorang hamba dijadikan Allah sebagai pemimpin bagi orang-orang yang dipimpinnya, kemudian dia meninggal dalam keadaan menipu orang-orang yang dipimpinnya, melainkan Allah mengharamkan syurga atas dirinya.” (HR Muttafa’ alaihi).

Abu Iemranz
27 Rejab
https://www.facebook.com/pages/Bendang-Rawa/202966179715558

By: Bendang Rawa

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

CommentLuv badge