Tazkirah

3 Langkah Untuk Melepaskan Diri Daripada Ikatan Syaitan Ketika Tidur

Sesungguhnya ajaran Islam sangatlah menyeluruh. Bermula dari bangun tidur hingga ke saat untuk melelapkan mata semula, sentiasa ada amalan-amalan yang diajarkan Rasulullah SAW agar kehidupan seorang Mukmin itu terpelihara.

Dari Abdullah bin Umar radliyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَاتَ طَاهِرًا، بَاتَ فِي شِعَارِهِ مَلَكٌ، فَلَمْ يَسْتَيْقِظْ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَبْدِكَ فُلَانٍ، فَإِنَّهُ بَاتَ طَاهِرًا

“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.’”
(HR. Ibn Hibban 3/329. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, Perawi hadis ini termasuk perawi kitab shahih. Hadis ini juga dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

Lihatlah betapa Allah menjaga kita hatta ketika tidur. Malaikat akan mendoakan keampunan untuk orang yang tidur dalam keadaan suci berwuduk.

Namun jika seseorang itu tidur dalam keadaan tidak bersuci, bahkan tidur dalam keadaan lalai tanpa membaca doa, maka syaitan akan membuat tiga ikatan pada tengkuk orang yang tidur, dan menghasut supaya mereka tidur lebih lama. Seperti yang dirakamkan dalam hadis sahih dibawah;

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

“Ketika kalian tidur, syaitan membuat tiga ikatan di tengkuk kalian. Di setiap ikatan syaitan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika ia bangun lalu berzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika ia berwudhu, lepas lagi satu ikatan berikutnya. Kemudian jika ia mengerjakan solat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, jiwanya jadi kotor dan malas.”
(HR. Al Bukhari)

BACA:  ‘Trend’ Yang Meraih Pahala Tanpa Batas

Hari yang baik bermula dari saat ketika tidur pada malam sebelumnya sebenarnya. Jagalah amalan serta adab-adab tidur supaya kerehatan yang diperoleh adalah kerehatan yang berkat dan berkualiti. InsyaAllah kita juga akan lebih bersemangat menempuh hari yang baru.

 

Sumber: Tazkirah.net 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *